Selasa, 24 Januari 2012

Pengertian dan Fungsi Kartu Menuju Sehat (KMS)

Kartu Menuju Sehat (KMS), sudah digunakan di Indonesia sejak tahun 1970-an, sebagai alat untuk memantau pertumbuhan anak di bawah umur 5 (lima) tahun (Balita). Pada tahun 2010, Kementerian Kesehatan telah menerbitkan sebuah Peraturan Menteri (PERMENKES) nomor : 155/Menkes/Per/I/2010, tentang Penggunaan Kartu Menuju Sehat (KMS) bagi Balita.
Perbedaan mendasar KMS baru dengan lama ialah, KMS baru dibedakan antara laki-laki dan perempuan, sedangkan KMS lama tidak dibedakan, bisa digunakan untuk semua jenis kelamin anak.

Pengertian KMS

KMS merupakan kartu yang memuat kurva pertumbuhan anak berdasarkan indeks antropometri berat badan menurut umur yang dibedakan berdasarkan jenis kelamin.

Fungsi KMS

Secara umum, fungsi KMS dapat dibagi menjadi 3 (tiga) bagian utama, antara lain :
  1. Alat utnuk memantau pertumbuhan. Sebagaimana penjelasan sebelumnya, bahwa KMS memuat kurva pertumbuhan seorang anak berdasarkan jenis kelamin, umur dan berat badan anak. Normal tidaknya pertumbuhan seorang anak dapat di ketahu hanya melihat trend grafik/kurva yang terdapat pada KMS.
  2. Sebagai catatan pelayanan kesehatan anak. Salah satu informai tambahan yang bisa anda peroleh dari KMS adalah pelayanan kesehatan yang telah di peroleh si anak, misalnya catatan imunisasi, pemberian Kapsul Vitamin A serta pemberian ASI Eksklusif.
  3. Sebagai alat edukasi. Kader posyandu atau petugas kesehatan bisa langsung memberikan edukasi kepada ibu, dengan melihat kurva pertumbuhan si anak setelah dilakukan pengukuran berat badan.

Kegunaan KMS

Bagi Orang Tua Balita

Jika orang tua rutin setiap bulan melakukan penimbangan di Posyandu atau di sarana kesehatan lainnya, maka mereka dapat mengetahui status pertumbuhan anaknya dan dapat melakukan antisipasi pencegahan jika kurva pertumbuhan sudah mulai menunjukkan penurunan. Disamping itu, orang tua juga bisa mengetahui kapan seharusnya anak mendapatkan imunisasi atau pemberian Kapsul Vitamin A selanjutnya.

Bagi Kader Posyandu

KMS digunakan oleh kader sebagai media untuk penyuluhan kepada ibu-ibu balita, serta indikator untuk merujuk si anak jika kurva pertumbuhan berada di bawah garis merah (BGM) untuk mendapatkan pelayanan lebih lanjut.

Bagi Petugas Kesehatan

KMS menjadi media yang efektif dan cepat bagi petugas kesehatan untuk mengetahui pelayanan kesehatan apa saja yang sudah di dapatkan oleh si anak, khususnya pemberian imunisasi adan kapsul Vitamin A. KMS juga bisa digunakan oleh petugas kesehatn untuk melakukan edukasi ke ibu tentang pemberian makanan bergizi untuk meningkatkan satus gizi anak.
Semoga Bermanfaat, salam Gizi
Sumber : Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nomor : 155/Menkes/Per/I/2010, Tanggal 28 Januari 2010, Tentang Penggunaan Kartu Menuju Sehat (KMS) bagi Balita

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahken komentari catatan sederhanaku ini ^^